Goa Kiskendo, Saksi Keakraban Forestation 2011

181012_550806044959043_11993200_n

Mahasiswa Fakultas Kehutanan 2011 baru saja masuk ke dalam himpunan baru, yaitu himpunan mahasiswa minat. Kebetulan dan sebuah keberuntungan Saya bisa masuk ke minat Konservasi. Forestation adalah sebuah nama dari Himpunan Mahasiswa Minat Konservasi Sumberdaya Hutan di UGM.

Untuk mengawali sekaligus menyambut angkatan Forestation yang baru, maka diadakanlah Makrab (Malam Keakraban) di objek wisata Goa Kiskendo Kulon Progo. Makrab yang diberi nama “Solasi” ini dilaksanakan tanggal 8 Maret hingga 10 Maret 2013. Nama “Solasi” sendiri memiliki kepanjangan “Solidaritas Anak Konservasi”.

Goa Kiskendo terletak di desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, kurang lebih 38 Km dari kota Jogja atau kira-kira 21 Km dari kota Wates. Goa Kiskendo adalah goa alam di pegunungan Menoreh yang terletak 1200 m di atas permukaan laut. Koordinat tempat ini adalah  S -7.909972 ; E 110.484323.

8 Maret 2013

Tepat jam 15.00 Handphone Nokia 101 berbunyi dan munculah sebuah tulisan “1 Message Received” kemudian saya tekan tulisan “Show”. Hasilnya adalah peringatan untuk segera berkumpul di kampus. Dengan segera menyegerakan solat Ashar kemudian bergegas menuju kampus dengan menggunakan kedua kaki.

Sampai di kampus kurang lebih jam 15.30 dan itu pun masih banyak yang belum datang. Berhubung hari ini bertepatan dengan makrab HMM lainnya, jadi bisa sedikit menyelinap ke angkringan untuk sekedar minum es teh. Panggilan menggunakan TOA sudah mulai terdengar dan saya harus kembali menuju kumpulan orang di sebelah gedung akademik. Akhirnya berangkat juga jam 16.20 WIB.

Kumpul di samping gedung Akademik

Kumpul di samping gedung Akademik

Berangkat dari kampus menggunakan kendaraan seperti truk Brimob berplat nomor merah. Perjalanan terasa sangat membosankan karena pandangan tertutup oleh terpal penutup truk. Angin yang masuk melalui ventilasi mulai terasa dingin, menandakan sudah hampir sampai di lokasi yang dituju. Kurang lebih jam 19.00 kami semua sampai di Goa kiskendo.

Kami semua digiring menuju tenda-tenda yang sudah berdiri kokoh untuk meletakan barang bawaan. Kemudian mulai menjamak sholat magrib dengan isya’ yang dilanjutkan kumpul-kumpul di pendopo. Acara pertama malam ini adalah makan bersama angkatan 2010. Acara selanjutnya berupa perkenalan dari masing-masing yang ada disini.

Makan malam bersama para pemandu, satu bungkus untuk dua orang

Makan malam bersama para pemandu, satu bungkus untuk dua orang

Berhubung hujan turun dengan lumayan deras, membuat tenda yang nampak kokoh tersebut mengalami “Bocor Alus”. Hingga akhirnya menyebabkan banjir pada area dalam tenda. Terpaksa para lelaki Forestation 2011 tidur bersama panitia di pendopo yang dapat dikatakan ruang terbuka.

Kalo lagi kumpul terus langsung tidur itu tidak ada bedanya dengan dirumah/kostan/kontrakan/hotel. Kalo lagi kumpul itu paling asik buka lapak, keluarkan kompor sekaligus nasting, lalu seduh kopi sambil cerita-cerita. Hingga sang mata tidak kuat lagi untuk terus menatap fokus, kemudian menata dan memantapkan posisi untuk tidur.

9 Maret 2013

Hari ini diawali dengan senam pagi yang dipimpin oleh seorang teman saya yang bernama Sundah. Dengan gerakan seadanya dan tanpa rasa malu membimbing dia membimbing kami semua mengikuti gerakannya. Senam diakhri dengan gerakan gangnam style dan jogetan khas halem shake.

Setelah sedikit olahraga badan dengan secuil pengocokan perut akibat dari bentuk gerakan-gerakan yang tidak jelas, tibalah waktu sarapan datang. Tanpa pikir panjang langsung saja ketua kelompok mengambil jatah makanan untuk kelompoknya. Makan bersama dengan pemandu yang belum dapat jatah makan menjadikan suasana menjadi semakin akrab.

Suasana Senam Masal

Suasana Senam Masal

Sarapan bareng-bareng setelah senam

Sarapan bareng-bareng setelah senam

Acara hari ini adalah treking yang melalui pos-pos divisi yang ada di susunan kepengurusan HMM Forestation. Jeda keberangkatan antar kelompok kurang lebih 20 menit. Dan kelompok saya mendapat giliran terakhir untuk jalan. Kami mulai jalan dari pendopo sekitar pukul 10.30 Wib.

Pos pertama yang kami sambangi berisi Sekretaris dan Bendahara Forestation. Disini kami diberi materi tentang kepanjangan dari Forestation. Selanjutnya diisi dengan game mengambil kotak makan dimulai dari yang paling bawah dan tidak boleh merubah posisi kotak lainnya. Permainan ini cukup menimbulkan kekonyolan akibat pendeknya pemikiran kami. Lokasi pos pertama berada di dalam hutan tanaman Pinus sekitar area wisata Goa Kie Kendo.

Dari pos pertama menuju pos kedua cukup memakan waktu, karena jaraknya lumayan jauh. Pos kedua diisi oleh para Kadep (Ketua Departemen) Jaringan dan Kerjasama baik internal maupun external. Lokasi pos ini berada di garasi truk milik warga sekitar yang sengaja dipinjam untuk membuat pos dan permainan. Pos ini menyajikan permainan yang mengharuskan kita melalui jalan yang benar dari pengalaman jalan yang salah.

Setelah melalui pos kedua kami lanjut berjalan menuju pos selanjutnya. Dalam perjalanan yang cukup panas kami menyempatkan mampir ke sebuah minimarket untuk membeli makanan dan minuman untuk bekal perjalanan. Pos ketiga diisi oleh anggota Departemen Olahraga dan Seni tanpa hadirnya kadep. Permainan disini berupa ular-ularan buta dan tuli. Jadi kami baris seperti permainan “ular naga panjangnya” dan berjalan dengan penutup mata serta satu teman kami mengarahkan jalan kami dengan menepuk bahu.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju pos empat yang berisikan ketua Forestation, anggota serta Kadep PSDM. Di pos ini diberikan permainan “ya, tidak, bisa jadi” serta “tebak gerakan”. Kata yang harus kami tebak sedikit melenceng dari mainstream seorang mahasiswa.

Pos kelima sekaligus pos terakhir dijaga oleh Kadep dan anggota Departemen Keilmuan. Disini kami disuruh untuk menyebutkan semua pos yang sudah dilalui dan kepanjangan Forestation. Lokasi pos ini berada disebuah sungai yang airnya keluar dari Goa Kiskendo. Berhubung kami salah menyebutkan kepanjangan dari Forestation hasilnya adalah hukuman menceburkan diri ke air sungai yang dingin itu.

Selanjutnya kami kembali ke lokasi semula di pendopo untuk mandi dan makan siang. Setelah makan siang dan sholat saya memutuskan untuk tidur sore hingga jam 16.00 Wib. Acara selanjutnya setelah tidur siang adalah lomba masak dengan bahan dasar pare. Kelompok saya menyajikan mie pare, karena hanya membawa bahan masakan mie instan. Selanjutnya kami semua harus memakan habis makan tersebut dan hanya diberi nasi oleh panitia.

Suasana Pendopo

Suasana Pendopo

Lomba masak pare

Lomba masak pare

Selanjutnya kami mendapat materi sejarah Forestation dari alumni sekaligus dosen kita yaitu Mas Ali Imron. Setelah materi ini kami langsung menuju lokasi pentas seni dan api unggun. Kelompok saya sama sekali belum mempersiapkan penampilan untuk ini. Dengan sekali latihan kami langsung maju membawakan sebuah lagu dari peterpan. Sedikit lupa lirik dan banyak menanggung malu dihadapan teman-teman yang harus kami dapatkan.

Tepat setelah selesai api unggun hujan mulai turun lagi dan kami kembali tidur bersama panitia lagi. Langsung mengambil peralatan tidur dan segera memejamkan mata karena kejadian hari ini sungguh sangat melelahkan. Meski pendopo masih ramai oleh suara-suara tapi saya tetap pulas memejamkan mata.

10 Maret 2013

Tiba-tiba kami dibangunkan oleh angkatan 2009 untuk sekedar share dan mengucap janji untuk Forestation kedepannya. Setelah itu tidur lagi sampai matahari membangunkan kami dan sarapan sudah tersaji di pendopo. Makanan disajikan dalam 7 buah tampah, dalam setiap tampah berisi nasi, sayur, dan ayam goreng.

Sarapan yang penting kenyang

Sarapan yang penting kenyang

Siapapun bebas memilih nampah dan bebas makan dengan siapa saja asalkan semuanya kebagian sarapan. Setelah makan dilanjutkan forum untuk menentukan ketua angkatan KSDH 2011. Ada 5 orang yang dicalonkan oleh teman-teman yaitu Saya (Farid), Dayat, Wahyu, Sundah, dan Afrizal. Dan akhirnya yang terpilih menjadi ketua angkatan KSDH 2011 adalah Wahyu.

Ketua Angkatan 2011

Ketua Angkatan 2011

Setelah penetapan ketua angkatan, kami langsung mengemasi barang bawaan sekaligus membersihkan sekitaran pendopo. Saat menunggu kedatangan truk penjemput diisi dengan acara penyerahan hadiah lomba dan penetapan peserta Ter-Konservasi. Truk datang semuanya langsung naik dan langsung kembali ke kampus.

Inilah akhir dari makrab kami, menghasilkan sebuah ikatan keluarga baru.

kelompok 9 dengan ketua pak aceng

kelompok 9 dengan ketua pak aceng

Budget:

Iuran Makrab : Rp. 60.000,-

Minum : Rp. 5.000,-

Lain-lain : Rp. 16.500,-

TOTAL : Rp. 81.500,-

Thanks to:

Fakultas Kehutanan UGM

Fakultas Kehutanan UGM

FORESTATION FKT UGM

FORESTATION FKT UGM
Kabupaten Kulon Progo

Kabupaten Kulon Progo