Tiga Sudut Taman Nasional Alas Purwo

masih dalam TRIP UJUNG TIMUR PULAU JAWA

Minggu, 30 Desember 2012.

Pagi ini disambut dengan suara burung-burung yang belum pernah saya tau namanya, diawali dengan sholat subuh kemudian sarapan. Sang pemilik rumah dan anaknya mencuci mobil Kijang Merah sedangkan para tamunya sarapan. Hari ini kami berencana menuju Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) dengan 3 titik kunjungan. Kunjungan yang pertama berada di hutan mangrove Bedol, kemudian pantai Pancur, dan padang penggembalaan Sadengan. Kami berangkat dari Benculuk sekitar pukul 08.00, kemudian menuju desa Curah Jati untuk menjemput 2 teman kami. Dari sini kami diberi bekal yang cukup banyak, mulai dari makanan ringan sampai buah-buahan.

Dari desa Curah Jati kami memerlukan waktu sekitar 1,5 jam menuju kawasan hutan mangrove Bedol. Hutan mangrove ini masih dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP). Dilokasi ini kami harus menyewa perahu mesin untuk masuk ke kawasan Bedol. Ketika turun dari perahu, kami langsung disambut oleh sekelompok “Macaca” atau monyet ekor panjang yang ada disekitar pantai. Perjalanan berlanjut menuju pantai selatan dilalui dengan treking kurang lebih 1km dari lokasi perahu. Selama perjalanan disuguhi dengan pemandangan hutan dengan pohon-pohon dengan diameter besar dan tajuk yang rapat. Akhirnya kurang lebih 1 jam perjalanan sampailah di pantai, aksi pertama adalah foto-toto dan aksi selanjutnya juga foto-foto.

Taman Nasional Alas Purwo Blok Bedul

Taman Nasional Alas Purwo Blok Bedul

diantara hutan mangrove

diantara hutan mangrove

penyebrangan menuju pos Bedul

penyebrangan menuju pos Bedul

lokasi yang akan kami tuju, Resort Grajagan pos Bedul

lokasi yang akan kami tuju, Resort Grajagan pos Bedul

Resort Grajagan

Resort Grajagan

view pantai di Resort Grajagan Blok Bedul

view pantai di Resort Grajagan Blok Bedul

foto bersama dulu :D

foto bersama dulu😀

macaca penghuni blok ini, (macaca dalam kondisi marah )

macaca penghuni blok ini, (macaca dalam kondisi marah )

Ekowisata Mangrove Blok Bedul

Ekowisata Mangrove Blok Bedul

Jam sudah menunjukan pukul 10.30 menandakan sudah saatnya kita bergegas menuju TNAP  bagian pantai Pancur. Akhirnya jam 11.00 mobil meluncur menuju Pantai Pancur, diperjalanan kami sempatkan mampir dirumah teman dari teman kami. Disana sholat duhur terlebih dahulu kemudian berangkat menuju Pancur. Perjalanan begitu terasa terombang-ambing sedlama perjalanan, jalan aspal yang sudah hancur menjadi dominasi disini. Ketika memasuki kawasa hutan produksi di TNAP, jalan aspal sudah sangat halus dan nyaman dilalui. Namun ketika memasuki hutan alam TNAP jalan mendadak menjadi lebih memacu adrenalin. Bagaikan melihat kolam lele didepan mata, bagaikan melihat kubangan kerbau didepan mata. Jalan hanya berupa tanah yang basah dengan genangan air yang banyak. Jalanan seperti ini selalu ditemui hingga tempat parkir pantai pancur.

Setelah sampai di Pancur kami semua mengeluarkan barang-barang bawaan kami berupa tikar, makanan ringan, air mineral, melon, nasi, dll. Berjalan menuju pantai bagian Watugotri untuk dijadikan spot makan siang kami. Diberinama Watugotri karena bentuk dari pasir putih tersebut berbentuk butiran halus seperti bola gotri. Disana kami makan siang dengan lauk udang asam manis dan ayam goreng, sambil menikmati suasana biru laut pantai selatan.  Tepat setelah makan siang, tiba-tiba awan hitam berlari diatas kami. Dengan sekejap turunlah butiran-butiran air dengan intensitas ringan. Kami berteduh dalam gua kecil dan sepit ditembok batuk karang.

View Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo

View Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo

makan siang seafood di Pantai Pancur

makan siang seafood di Pantai Pancur

Pantai Pancur saat mendung

Pantai Pancur saat mendung

menunggu hujan di cekungan Goa

menunggu hujan di cekungan Goa

Setelah sekian lama menunggu hujan reda, saatnya membersihkan diri dan kembali melanjutkan perjalanan. Selanjutnya kami menuju padang penggembalaan banteng jawa di Sadengan. Kurang lebih membutuhkan waktu 30 menit perjalanan dari pantai Pancur menuju Sadengan dengan menggunakan mobil. Di lokasi ini terdapat gardupandang 3 lantai dengaan dilengkapi peminjamansebuah binokuler merk Nikon. Saat kami kesini, jumlah banteng yang terlihat hanya sedikit. Hal ini dikarenakan hujan dan kunjungan kami kemari terlalu sore. Bukan diwaktu yang tepat kata lainnya.

Sadengan ladang penggembalaan Banteng Jawa

Sadengan ladang penggembalaan Banteng Jawa

fasilitas binokuler yang bisa dipinjam

fasilitas binokuler yang bisa dipinjam

penampakan Banteng Jawa

penampakan Banteng Jawa

Hari sudah mulai malam, matahari sudah tenggelam, dan badan sudah mulai terasa lelah harus mengakhiri perjalanan kami di Alas Purwo (TNAP). Hujan kembali turun menyirami maha taman Purwo sore ini. Jalan sudah mulai gelap dan penuh dengan kubangan air. Mata sudah mulai mengantuk akibat kelelahan. Kami kembali menuju desa Curah jati kurang lebih menempuh waktu 2 jam perjalanan. Sesampainya didesa tersebut kami makan malam bersama-sama di salah satu rumah teman kami. Menu kali ini berjudul “Sea Food” dengan judul khususnya adalah “kerang”. Kami diberi hidangan kerang dengan 3 cara memasak yang berbeda dengan ditambah 1 menu ikan pari.

Karena yang punya rumah paham akan kondisi kami yang suka sekali menghabis-habiskan, maka kami diberi kesempatan untuk membawa pulang kerang-kerang tersebut. Setelah makan kami harus kembali menuju kecamatan Benculuk  dengan segera, karena mobil yang kami gunakan akan dipakai oleh yang punya. Perjalanan pulang melewati hutan produksi jati tanpa ada lampu jalan, tanpa ada rumah warga, dan tanpa ada teman yang sejalan. Setelah satu jam perjalanan akhirnya kita sampai juga dibasecamp Benculuk. Yang menjadi rebutan disini adalah kamar mandi, dan saya kebagian mandi paling terakhir. Setelah pada mandi semua kami disuguhi makan malam lagi oleh si pemilik rumah. Sebenarnya kondisi perut sudah tidak bisa menampung makanan lebih banyak lagi, karena barusan makan malam di desa Curah Jati. Berlahan tapi pasti kami pun mencoba makan lagi dan menghabiskan porsi masing-masing. Disinilah kegiatan terakhir kita di harini. Esok akan ada kegiatan yang lebih indah lagi.

*Bagaimanakah hari selanjutnya?? Baca selengkapnya di TAHUN BARU DALAM PANGKUAN HANGAT KAWAH IJEN

Video Perjalanan Hari ini: